jelutung.com

berita

olahraga

opini

Ad Placement

berita

Video

Selasa, 27 April 2021

Satu RT di Kelurahan Talang Bakung Zona Oranye Covid-19



Jelutung.com, Satu RT di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah masuk Zona Oranye Covid-19. Hal ini karena ada 8 orang warganya yang terpapar Covid-19.

Delapan orang warga yang terpapar Covid-19, semuanya warga RT 03 Kelurahan Talang Bakung Kecamatan Paal Merah, atau tepatnya di wilayah Bajuri. 

Baca Juga
Pesta Ultah Pelajar di Swiss Bell Hotel Jambi Dibubarkan Satpol PP

Camat Paal Merah, Amran membenarkan sebanyak delapan orang warganya terpapar Covid-19, dan tersebar di 5 rumah berbeda.

"RT 03 kini masuk zona oranye," kata Amran.

Menurutnya, cara penularan Covid-19 kepada warganya ini beragam. Ada yang terpapar oleh keponakan, ada juga yang karena pesta ulang tahun. 

"Tapi bukan ulangtahun perayaan di Swissbell," Tutupnya.(red)

Senin, 26 April 2021

Pesta Ultah Pelajar di Swiss Bell Hotel Jambi Dibubarkan Satpol PP



Jelutung.com - Pesta Ulang Tahun (Ultah) yang diselenggarakan di The View Swiss-Belhotel, Sabtu (24/4) dibubarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi.

Pesta Ultah salah satu pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kota Jambi itu, diikuti puluhan muda-mudi yang berasal dari sejumlah SMA di Kota Jambi. Mereka berjoget dan berkerumun tanpa mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Pembubaran pesta tersebut, dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Jambi, Mustari Affandi bersama petugas kepolisian. Melihat kedatangan petugas, para tamu langsung panik. Puluhan pelajar tersebut langsung dikumpulkan oleh petugas dan diberikan arahan.

"Kalian telah melanggar, ini sudah yang kedua kali. Wajib bayarkan denda, jika masih juga mengulangi kami segel tempat kalian," tegas Mustari, kepada pihak hotel.

Baca Juga
Honda BeAT Listrik Lebih Kencang dari Ninja 250cc

Sementara itu, pihak hotel menyanggupi denda dan sanksi yang mereka terima. Lalu semua peserta dibubarkan dan diminta meninggalkan lokasi acara.

"Kalian semua besok harus lakukan test antigen covid-19," tegas Mustari.

Nantinya, kata dia para pelajar yang mengikuti pesta ulang tahun akan dilakukan rapid antigen dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah.(*)

Dikutip dari Jambi-independent.co.id

Jumat, 23 April 2021

Sungai Tembesi Meluap, Beberapa Rumah Warga Terendam



Jelutung.com - Air sungai Tembesi Sarolangun Meluap, beberapa rumah yang berada di wilayah Kompi A lama terendam akibat banjir ini.

Banjir setinggi lutut orang dewasa, mengakibatkan sebagian warga harus mengevakuasi alat elektronik dan kendaraannya.

Wila, pemilik warung di tepian Cik Mina Sarolangun saat ditemui di warungnya mengatakan, banjir merendam sebagian RT 9 dan warungnya sekitar 08:00.

"Kalau mulai naik dari sebelum sahur, pukul 08.00 mulai naik sampe masuk warung. Saat ini air masih bertahan," katanya," Jumat (23/4).

Baca Juga
Honda BeAT Listrik Lebih Kencang dari Ninja 250cc

Selain itu Desa Pulau Pinang dan Lidung, beberapa lokasi lainnya juga terendam banjir akibat luapan sungai Tembesi Sarolangun.(*)

sudah terbit di jambi-independent.co.id

Honda BeAT Listrik Lebih Kencang dari Ninja 250cc



Jelutung.com - Mau Coba Motor Honda Beat Listrik? Silahkan datan ke Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.

Ajang IIMS Hybrid 2021 tidak hanya menyajikan motor keluaran pabrikan tetapi juga bisa menjajal roda dua yang sudah dimodifikasi. Salah satunya Honda BeAT yang dikonversi menjadi listrik besutan Petrik Bike.

Honda BeAT listrik yang mejeng di area test ride IIMS Hybrid 2021 ini hasil modifikasi yang ditujukan untuk turun di ajang drag race. 

Hendro salah satu penggiat di Komunitas Sepeda Motor Listrik (KOSMIK) mengatakan BeAT Listrik tersebut menghabiskan biaya yang dihabiskan Rp 40 juta. 

"Ini kan keperluannya beda, kemarin dibuat untuk turun drag race, speknya memang lebih up atau overkill," ungkap Hendro saat ditemui di booth test ride KOSMIK di Kemayoran, Jakarta, Dikutip dari detikcom.

Menurutnya Biaya ini bisa ditekan jika penggunaannya untuk spek harian, berkisar di angka Rp 15 juta hingga Rp 25 juta.

Untuk diketahui proyek ini dikerjakan oleh Ady Siswanto dari bengkel modifikasi PetrikBike, di Jatiranggon, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga
Musprov Pemilihan Ketua Perbasi Jambi Diskors

Menurut Ady, motor bebek atau motor matik entry level seperti Honda BeAT yang dimodifikasi menjadi motor listrik, bakal memiliki tarikan awal yang lebih kuat dibanding motor bensin 250 cc sekalipun.

"Dengan motor bebek atau matik, diganti pakai motor listrik, ini tenaga awalnya bakal gede banget, bahkan Ninja 250 aja bisa kalah tarikan awalnya dengan motor ini," jelas Ady beberapa waktu yang lalu.

Berbeda dengan motor listrik Gesits yang menggunakan mid-drive, di mana tenaga disalurkan melalui belt untuk penggerak roda. BeAT listrik itu langsung memasang motor listrik berkapasitas 5.000 watt pada tromol roda belakang.

Perbedaan yang paling terasa ialah suara, tentu saja karena CVT, mesin, serta knalpot sudah tak digunakan lagi.

Saat kontak diposisikan ke on, Honda BeAT listrik ini sudah bisa langsung ngacir. Motor terasa lebih hening, atau sudah tak ada suara yang keluar dari knalpot lagi.

Tenaga dari baterai yang disalurkan ke hub motor 5.000 Watt tidak bisa dianggap remeh, akselerasinya sangat kuat, tenaga terus terisi hingga ke putaran atas. Namun tidak nyentak saat di awal alias masih halus untuk kategori sepeda motor.

Bagaimana, anda tertarik mencobanya ?

dikutip dari detikcom

Kamis, 22 April 2021

Musprov Pemilihan Ketua Perbasi Jambi Diskors



Jelutung.com - Perbasi Jambi menggelar Musprov guna memilih Ketua Umum Perbasi Jambi menggantikan Kemas Faried Alfarelly yang mundur dari jabatannya.

Musprov Perbasi Jambi ini digelar di Grand Hotel (21/4), Agusman bertindak sebagai pimpinan sidang. Namun Musprov pemilihan Ketua Umum Perbasi Jambi ini terpaksa di skors karena tidak mencapai kata mufakat.

Baca Selengkapnya Disini Pemilihan Ketua Perbasi Jambi Diskors

Rabu, 21 April 2021

Warga Tanjung Johor Sempat Blokir Jalan



Jelutung.com - Ruas Jalan KH A Majid sempat di blokir oleh pemuda warga kelurahan Tanjungjohor, Kecamatan Pelayangan, Rabu (21/4).

Pemuda Tanjungjohor melakukan pemblokiran ini lantaran Perbaikan ruan jalan tersebut terhenti. Mereka juga menganggap perbaikan jalan tersebut terkesan lamban, sehingga berdampak pada lingkungan warga disekitar jalan.

Warga mengaku, jika perbaikan jalan tersebut sudah 2 kali lebaran, namun tak kunjung selesai atau diaspal.

"Kita harap profesional dan bertanggung jawablah dengan pekerjaannya. Sudah dua kali lebaran belum diperbaiki, kami minta jalan ini lekas diperbaiki dan selesai sebelum lebaran besok," sebut M Rasiadi Ali, Dikutip dari Jambi-independent.co.id.

Baca Juga
Polsek Jambi Timur Amankan Pasangan Muda-mudi, Diduga Habis Pesta Seks
Opini Musri Nauli: Kecamatan Jelutung (3)

Sementara itu, Lurah Tanjungjohor, Benny mengatakan memang sempat ada aksi pemblokiran jalan oleh warga. Hanya saja, pemblokiran dibatalkan lantaran pengerjaan jalan sudah dimulai hari ini.

"Tadi rencananya warga memang mau memblokir jalan dari Tanjungjohor hingga Arab Melayu, karena jalan tak kunjung dikerjakan. Namun hal itu gak jadi dilakukan karena pada hari ini jalan sudah mulai dikerjakan dari Tanjungjohor, tepatnya dari depan Pesantren Aljauharen," jelasnya.(*)

Selasa, 20 April 2021

Polsek Jambi Timur Amankan Pasangan Muda-mudi, Diduga Habis Pesta Seks

pasangan muda-mudi habis pesta seks


Jelutung.com - Kepolisian Sektor Jambi Timur bersama tim melakukan razia Penyakit Masyarakat (Pekat), Senin (19/4). Razia ini menyasar ke cafe-cafe dan hotel yang ada di wilayah Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Pada razia ini, petugas masih menemukan cafe yang menjual minuman keras masih beroperasi saat bulan ramadan ini. Tujuh orang termasuk pemilik Cafe Gold langsung diamankan petugas.

Selanjutnya tim menuju 3 hotel yang ada di Kelurahan Talang Banjar dan Kelurahan Payo Selincah. Dari 3 hotel yang didatangi petugas, 15 orang muda-mudi dan bukan suami istri diamankan petugas.

Ada yang menarik saat razia hotel ini. Saat di Hotel Raja, petugas mendapati 2 wanita dan 3 pria berada dalam satu kamar, kemudian ditemukan alat pengaman bekas pakai, diduga mereka sudah melakukan pesta seks.

Baca BLT Tak Cair, Suami Tega Aniaya Istri Hingga Kritis

Kapolsek Jambi Timur, AKP Hendra Manurung mengatakan bahwa razia ini dilakukan sebagai upaya dari kepolisian untuk menjaga ketertiban masyarakat.

"Razia pekat ini sebagai upaya terciptanya ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jambi Timur ini dan akan rutin kita lakukan selama bulan puasa," ujar Hendra.

Mereka yang terjaring ini akan didata dan dilakukan pembinaan, karena banyak di antara mereka yang masih di bawah umur, pihak Polsek akan memanggil orang tua mereka masing-masing.(red)

Intermezzo

Travel

Teknologi